<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Majelis Al Anwar</title>
	<atom:link href="http://www.majelisalanwar.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.majelisalanwar.com</link>
	<description>Majelis Taklim &#38; Tadzkir</description>
	<pubDate>Sat, 26 Jun 2010 23:58:55 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Nikmat-nikmat dari Allah SWT</title>
		<link>http://www.majelisalanwar.com/dakwah/nikmat-nikmat-dari-allah-swt.html</link>
		<comments>http://www.majelisalanwar.com/dakwah/nikmat-nikmat-dari-allah-swt.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Apr 2010 05:36:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alhabib Muhammad Syahab</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majelisalanwar.com/?p=1031</guid>
		<description><![CDATA[Saudara yang dimuliakan Allah SWT,  Alhamdulillah segala puja dan puji kita haturkan kepada Allah Swt yang maha mulia dan maha agung yang sampai saat ini kita masih diberikan nafas untuk hidup di dunia ini, banyak sekali nikmat Allah SWT yang kita lupakan, hingga kita terkadang jarang bersyukur kepada Allah SWT
Nabi Muhammad SAW telah mencotohkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.majelisalanwar.com/wp-content/uploads/2010/04/habibb1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1033" title="Alhabib Muhammad Syahab" src="http://www.majelisalanwar.com/wp-content/uploads/2010/04/habibb1-200x300.jpg" alt="Alhabib Muhammad Syahab" width="200" height="300" /></a>Saudara yang dimuliakan Allah SWT,  Alhamdulillah segala puja dan puji kita haturkan kepada Allah Swt yang maha mulia dan maha agung yang sampai saat ini kita masih diberikan nafas untuk hidup di dunia ini, banyak sekali nikmat Allah SWT yang kita lupakan, hingga kita terkadang jarang bersyukur kepada Allah SWT</p>
<p>Nabi Muhammad SAW telah mencotohkan kepada kita contoh yang sangat berhaga dengan beliau begitu gigihnya dan semangat selalu beribadah kepada Allah Swt dalam keadaan apapun sampai-sampai kakinya bengkak dan air matanya selalu menetes untuk ibadah kepada Allah Swt, Saat  Saidah &#8216;Aisyah ra bertanya, “Bukankah dosa engkau yang telah lalu dan yang akan datang telah diampuni oleh Allah?&#8221; Maka beliau saw menjawab, &#8220;Tidakkah aku menjadi seorang hamba yang banyak bersyukur?&#8221; (HR Muslim, no 2819).</p>
<p>Kita sebagai ummatnya harus dan wajib mencontoh apa yang telah dilakukan oleh beginda Nabi Muhammad SAW, dari ibadahnya beliau, akhlaknya, adabnya, kehidupannya sehari-hari semuanya harus kita sebagai pengikutnya mengikuti jejak beliau, Wahai ummat islam alangkah beruntungya kita Allah SWT berikan kita Nabi yang mulia, Nabi yang sempurna, Baginda Nabi Muhammad SAW.</p>
<p>Ini Nikmat yang paling besar yang Allah SAW berikan kepada kita, ini wajib kita syukuri, dan kita tidak akan bisa menghitung nikmat-nikmat yang Allah Swt berikan kepada kita, Allah Swt mengatakan : “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya.</p>
<p>Nabi Muhammad SAW pun mengajarkan kepada kita agar kita tidak kufur nikmat dan beliau yang mulia selalu berdoa kepada Allah SWT agar terhindar dari pada kufur nikmat, Dalam sebuah riwayat, beliau berdoa yang artinya, “Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari kehilangan nikmat dari-Mu, dan dari siksaan-Mu yang mendadak, dari menurunnya kesehatan yang Engkau berikan, dan dari kemurkaan-Mu.” (Riwayat Muslim).</p>
<p>Rasululllah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Jika Allah memberikan kenikmatan kepada suatu kaum, dan Allah lalu meminta kepada mereka agar bersyukur. Maka jika mereka bersyukur, Allah akan menambahkan kenikmatan kepada mereka. Tetapi jika mereka kufur, maka Allah berkuasa untuk menyiksa mereka dengan mengubah nikmat-Nya atas mereka menjadi siksa.” (Riwayat Abu Dunya)</p>
<p>Itulah yang dilakukan oleh orang-orang sholeh yang mereka mencapai derajat tinggi di sisi Allah Swt karena mereka selalu bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang Allah SWT berikan kepada mereka dan mereka jadikan nikmat tersebut untuk tambah cinta dan dekat kepada Allah SWT, siapa orang yang  mendapat nikmat dari Allah tapi tidak menambahkan kedekatannya kepada Allah Swt maka ini orang akan mendapat siksa dati Allah. Ibnu Hazm berkata, “Setiap kenikmatan yang tidak menjadikan diri seseorang tidak dekat kepada Allah, maka akan menjadi siksaan.”</p>
<p>Mudah-mudahan Allah SWT selalu memberikan kepada kita nikmat-nikmatnya dan tidak di putuskan nikmat tersebut dengan sebab kelalaian kita, dengan sebab hawa nafsu kita yang jahat. Ya ALLAH ampunkan semua dosa-dosa Ummat baginda Nabi Muhammad SAW. Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majelisalanwar.com/dakwah/nikmat-nikmat-dari-allah-swt.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bulan Muharram</title>
		<link>http://www.majelisalanwar.com/dakwah/bulan-muharram.html</link>
		<comments>http://www.majelisalanwar.com/dakwah/bulan-muharram.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Dec 2009 11:40:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alhabib Muhammad Syahab</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majelisalanwar.com/?p=1026</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah puji syukur kepada Allah Swt yang mana hingga saat ini umur kita masih dipanjangkan Allah Swt dalam keadaan sehat dan taat kepada Allah Swt sehingga dengan kasih sayang nya kita masih dapat bertemu dengan bulan muharram yang mulia.
Kaum muslimin dan muslimat bulan Muharram adalah salah satu bulan haram yang mulia, bulan yang Allah Swt [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.majelisalanwar.com/wp-content/uploads/2009/12/al-habib-muhammad-syahab.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1027" title="Alhabib Muhammad Syahab" src="http://www.majelisalanwar.com/wp-content/uploads/2009/12/al-habib-muhammad-syahab-200x300.jpg" alt="Alhabib Muhammad Syahab" width="200" height="300" /></a>Alhamdulillah puji syukur kepada Allah Swt yang mana hingga saat ini umur kita masih dipanjangkan Allah Swt dalam keadaan sehat dan taat kepada Allah Swt sehingga dengan kasih sayang nya kita masih dapat bertemu dengan bulan muharram yang mulia.<br />
Kaum muslimin dan muslimat bulan Muharram adalah salah satu bulan haram yang mulia, bulan yang Allah Swt jadi kan sebagai awal bulan.</p>
<p>Allah Swt berkata : Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.( At Taubah 36 )</p>
<p>Dari ayat diatas jelas Allah Swt memuliakan bulan-bulan haram termasuk bulan muharram, berkata Alhafidz Ibnu Hajar Ra, diriwayatkan dari Hafsoh Ra, Nabi Muhammad Saw berkata : Siapa yang berpuasa di hari terakhir dari bulan dzulhijjah dan di hari pertama di bulan muharram, Allah Swt akan jadikan dengan sebab puasa itu pelebur dosa selama lima puluh tahun.</p>
<p>Besar sekali kemuliaan dan fhadilah beribadah dibulan ini, sehingga kita dianjurkan untuk meperbanyak sholat, dzikir, puasa dan lebih mendekatkan diri kepada yang mulia Allah Swt.</p>
<p>Al Imam Ghojali berkata didalam kitab nya Al Ihya’ dari Nabi Muhamad Saw : Siapa orang yang berpuasa tiga hari dibulan yang mulia ini, yaitu hari kamis, jumat, sabtu Allah Swt akan catatkan dia ibadah selama tujuh puluh tahun.</p>
<p>Sungguh suatu nikmat yang sangat besar sekali apabila kita mau mengambil kesempatan emas ini yang Allah Swt tuangkan dibulan muharram ini, bulan yang Allah Swt sandingkan namanya pada bulan muharram, inipun salah satu yang menyebabkan bulan muharram ini mulia dan pahalanya dilipat ganda oleh Allah Swt.</p>
<p>Kita sebagai ummat Nabi Muhammad Saw dibulan yang mulia ini harus banyak muhasabah akan diri kita selama satu tahun sebelumnya apa yang kita lakukan, kita perbanyak introspeksi diri, istiqfar minta ampunan agar kita tahu bahwa kita banyak sekali telah melanggar aturan Allah Swt, dibulan ini kita jadikan hari-hari kita lebih mulia, lebih bermanfaat, lebih dekat kepada pencipta kita, dan meninggkatkan ketaqwaan kita kepada Allah.<br />
Dan Berhati-hatilah wahai hamba yang dimuliakan Allah Swt, memang dibulan yang mulia ini semua amal baik kita mendapat pahala yang berlipat begitupun amal kita yang tidak baik dibulan ini pun dosa kita dilipat gandakan oleh Allah Swt, jadi jangan sampai kita berbuat sesuatu yang melanggar hukum Allah Swt.</p>
<p>Kaum muslimin yang mencintai Allah Swt, lengkaplah kemuliaan bulan muharram ini yang Allah Swt jadikan hari Asyura pada hari kesepuluh dibulan muharram, sesuai dengan Hadist Nabi Muhammad Saw : Diriwayatkan dari Abu Qatadah ra, Rasulullah saw, bersabda : &#8221; Aku berharap pada Allah dengan puasa Asyura ini dapat menghapus dosa selama setahun sebelumnya.&#8221; (H.R. Bukhari dan Muslim)</p>
<p>Ibnu Abbas ra berkata : &#8220;Aku tidak pernah melihat Rasulullah saw, berupaya keras untuk puasa pada suatu hari melebihi yang lainnya kecuali pada hari ini, yaitu hari &#8216;Asyura dan bulan Ramadhan.&#8221; (H.R. Bukhari dan Muslim)</p>
<p>Ibnu Abbas ra berkata : Ketika Rasulullah saw. tiba di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa pada hari‚ Asyura, maka Beliau bertanya : &#8220;Hari apa ini?. Mereka menjawab :&#8221;ini adalah hari istimewa, karena pada hari ini Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya, Karena itu Nabi Musa berpuasa pada hari ini. Rasulullah pun bersabda : &#8220;Aku lebih berhak terhadap Musa daripada kalian&#8221; Maka beliau berpuasa dan memerintahkan shahabatnya untuk berpuasa. (H.R. Bukhari dan Muslim)</p>
<p>Dalam riwayat lain, Ibnu Abbas ra berkata : Ketika Rasulullah saw. berpuasa pada hari asyura dan memerintahkan kaum muslimin berpuasa, mereka (para shahabat) berkata : &#8220;Ya Rasulullah ini adalah hari yang diagungkan Yahudi dan Nasrani&#8221;. Maka Rasulullah pun bersabda :&#8221;Jika tahun depan kita bertemu dengan bulan Muharram, kita akan berpuasa pada hari kesembilan (tanggal sembilan).&#8221; (H.R. Bukhari dan Muslim) Imam Ahmad dalam musnadnya dan Ibnu Khuzaimah dalam shahihnya meriwayatkan sebuah hadis dari Ibnu Abbas ra, Rasulullah saw. bersabda : &#8220;Puasalah pada hari Asyuro, dan berbedalah dengan Yahudi dalam masalah ini, berpuasalah sehari sebelumnya atau sehari sesudahnya.&#8221;</p>
<p>Mudah-mudahan Allah Swt mengampuni semua dosa-dosa kita dan menanamkan dihati kita dibulan yang mulia ini cinta kepada Allah Swt dan kepada nabi Muhammad Saw. Amin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majelisalanwar.com/dakwah/bulan-muharram.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ibadah Haji yang Mulia</title>
		<link>http://www.majelisalanwar.com/dakwah/ibadah-haji-yang-mulia.html</link>
		<comments>http://www.majelisalanwar.com/dakwah/ibadah-haji-yang-mulia.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 13:54:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alhabib Muhammad Syahab</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majelisalanwar.com/?p=1009</guid>
		<description><![CDATA[Dengan Nama Allah Swt yang mulia yang telah menciptakan  salah satu rukun islam yang kelima yang di ajarkan dan dibawa oleh baginda Nabi Muhammad Saw, serta limpahan rahmat dan karunia yang tiada terhingga dari Allah Swt yang mana di bulan yang mulia ini memanggil hambanya untuk menunaikan Ibadah Haji, Allah Swt mewajibkan kepada hambanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.majelisalanwar.com/wp-content/uploads/2009/11/alhabib-muhammad-syahab.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1010" title="Alhabib Muhammad Syahab" src="http://www.majelisalanwar.com/wp-content/uploads/2009/11/alhabib-muhammad-syahab-200x300.jpg" alt="Alhabib Muhammad Syahab" width="200" height="300" /></a>Dengan Nama Allah Swt yang mulia yang telah menciptakan  salah satu rukun islam yang kelima yang di ajarkan dan dibawa oleh baginda Nabi Muhammad Saw, serta limpahan rahmat dan karunia yang tiada terhingga dari Allah Swt yang mana di bulan yang mulia ini memanggil hambanya untuk menunaikan Ibadah Haji, Allah Swt mewajibkan kepada hambanya bagi yang mampu untuk menunaikan ibadah haji yang mulia, Ibadah yang apa bila kita mendapat panggilan dari Allah Swt insyAllah  semua dosa kita di ampuni Allah Swt.<br />
Makkah Mukarromah adalah tempat yang penuh dengan keberkahan dan pilihan Allah Swt.<br />
Allah Swt berfirman : Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia,Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam. ( Al &#8216;Imran )</p>
<p>Ibadah Haji adalah salah satu rukun Islam yang kelima, didalam ibadah haji banyak sekali kemuliaan-kemuliaan yang Allah Swt berikan kepada hambanya, kita patut bersyukur dengan apa-apa yang telah diberikan Allah Swt kepada kita.<br />
Nabi Muhammad Saw berkata : Dari Abu Hurairoh Ra Bahwasannya Nabi Muhammad Saw berkata : Antara ibadah umroh dengan ibadah umroh yang kita lakukan itu semua penghapus dosa, dan haji yang mabrur tidak ada balasannya kecuali surga.</p>
<p>Seseorang yang melakukan ibadah haji sama dengan jihad, kita selama melakukan ibadah yang mulia ini mendapat pendidikan khusus dari Allah, dilatih kita bagaimana mengendalikan hawa nafsu kita, untuk selalu berlaku sabar dan selalu berkata yang baik.<br />
Diriwayatkan  dari Usman bin sulaiman dari neneknya atau ayahnya berkata : Datang seorang laki-laki kepada Rosulullah Saw maka dia berkata : Aku ingin jihad dijalan Allah Swt, Maka berkata Rosulullah Saw Apakah kau ingin aku tunjukkan jihad dijalan Allah Swt yang tanpa peperangan? Maka dia berkata : Iya. Maka Rosululah Saw berkata : Menunaikan Ibadah Haji.</p>
<p>Dari hadist diatas jelas perjalanan Haji jihad buat kita dan merupakan ibadah yang sangat mulia.<br />
Ditanya Baginda Nabi Muhammd Saw : Amalan Apa yang paling mulia ? Rosul Menjawab Iman kepada Allah Dan Rosulnya, kemudian apa ? Beliau menjawab Jihad dijalan Allah. Kemudian Apa ? Beliau menjawab Haji yang mabrur. ( Imam Bukhori dan Muslim )</p>
<p>Arti mabrur adalah tiada dosa, berarti orang yang hajinya diterima, yang haji nya mabrur dan makbul, ketika pulang kerumahnya masing-masing sudah tidak ada dosa lagi.<br />
Rosulullah Saw berkata : Siapa orang yang pergi Haji Maka dia bisa menjaga lisan dan tidak berbuat yang fasik maka dia pulang seperti bayi yang baru dilahirkan.</p>
<p>Dan salah satu kesempurnaan haji adalah berziarah kemakam Nabi Muhammad Saw, Ya Allah mudahkanlah hamba-hambamu yang sedang melakukan Ibadah Haji selamatkan mereka pergi dan pulang nya, terimalah haji mereka, jadikan haji mereka Mabrur dan Makbul, dan panggilah hamba-hambamu yang belum melakukan ibadah haji, berikan kesempatan untuk mereka YA ALLAH untuk menunaikan Rukun islam yang kelima ini, Engkau yang maha mulia YA ALLAH, Amin ya Robbal ‘Alamin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majelisalanwar.com/dakwah/ibadah-haji-yang-mulia.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Cinta hanya karena Allah Swt</title>
		<link>http://www.majelisalanwar.com/dakwah/cinta-hanya-karena-allah-swt.html</link>
		<comments>http://www.majelisalanwar.com/dakwah/cinta-hanya-karena-allah-swt.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 03:46:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alhabib Muhammad Syahab</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majelisalanwar.com/?p=1005</guid>
		<description><![CDATA[Segala puji bagi Rahmat Allah Swt yang selalu di tuangkan kepada kita hambanya, yang kita selalu mengharapkan ampunan dan mengharapkan selalu berbuat baik hanya untuk Allah Swt, saudaraku kamu muslimin yang di muliakan Allah Swt, kita di anjurkan untuk saling menyayangi karena Allah Swt, saling membagi karena Allah, saling menasehati karena Allah semua kita niatkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.majelisalanwar.com/wp-content/uploads/2009/11/sfghdfg.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1007" title="Alhabib Muhammad Syahab" src="http://www.majelisalanwar.com/wp-content/uploads/2009/11/sfghdfg-200x300.jpg" alt="Alhabib Muhammad Syahab" width="200" height="300" /></a>Segala puji bagi Rahmat Allah Swt yang selalu di tuangkan kepada kita hambanya, yang kita selalu mengharapkan ampunan dan mengharapkan selalu berbuat baik hanya untuk Allah Swt, saudaraku kamu muslimin yang di muliakan Allah Swt, kita di anjurkan untuk saling menyayangi karena Allah Swt, saling membagi karena Allah, saling menasehati karena Allah semua kita niatkan buat Allah Swt,<br />
Allah Swt berfirman : Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal). ( Al Baqarah 165 )</p>
<p>Kaum muslimin yang di cintai Allah Swt, alangkah penuh dengan kenikmatan hidup kita di dunia ini kalau kita, tanpa iri dan dengki dan semua penyakit hati yang bisa menjauhkan kita dari cinta kita karena Allah Swt, semua kita serahkan kepada Allah karena Allah Swt sangat menyenangi saudara sesama muslim yang saling lemah lembut dan menjunjung tinggi agama Allah dan tali persaudaraan agama islam yang sangat kental.<br />
Allah Swt Berfirman : Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.( Al Maai&#8217;dah 54 )</p>
<p>Nabi Muhammad Saw menasehati dan sangat menganjurkan kepada kita bahwa kita harus mencintai Allah dan Rosulnya lebih dari siapapun, oleh karena itu kita harus sesama muslim saling mencintai karena Allah dan Rosulnya, saling tegur sapa dan seyum terhadap saudara muslim hanya karena Allah, tidak boleh kita hanya baik karena hartanya, karena jabatannya, semua itu akan menimbulkan murka Allah Swt.<br />
Saudara-saudaku yang ku cintai karena Allah, jalan yang terbaik, jalan yang mulia, contoh yang terbaik adalah apa yang yang telah di bawa oleh baginda Nabi Muhammad saw, dengan mencontohkan kepada kita bagaimana cara mencintai samuanya karena Allah dan benci pun karena Allah swt bukan karena hawa nafsu.<br />
Allah Swt berfirman : Katakanlah: &#8220;Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.&#8221; Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang ( Al &#8216;Imran 31 )</p>
<p>Dari ayat ini jelas Allah memerintahkan kita untuk mencontoh dan mengikuti Nabi Muhammad Saw, kalau memang betul-betul kita mencitai Allah Swt</p>
<p>Alhabib Abdullah bib Husin bin Thohir berkata : Asas dari semua kebaikan adalah mengikuti ajaran-ajaran Nabi Muhammad Saw, artinya mengikuti apa yang dicontohkan oleh Rosululah Saw, alangkah nikmatnya kita ummat islam yang Allah Swt muliakan kita dengan seorang Nabi yang sangat mulia, seorang Nabi yang mencintai semua karena Allah Swt, seorang Nabi yang akan menyelamatkan kita nanti di hadapan Allah Swt,<br />
Ya Allah mudahkan hati dan jiwa ini untuk selalu cinta kepada mu dan cinta kepada Nabi mu yang sangat mulia, dan mudahkan kami sesama muslim untuk saling mencintai karena mu Ya Allah, damai karena mu Ya Allah. Amin Amin YA Robbal A’lamin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majelisalanwar.com/dakwah/cinta-hanya-karena-allah-swt.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Semangat Baru Untuk Ibadah</title>
		<link>http://www.majelisalanwar.com/dakwah/semangat-baru-untuk-ibadah.html</link>
		<comments>http://www.majelisalanwar.com/dakwah/semangat-baru-untuk-ibadah.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 05:20:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alhabib Muhammad Syahab</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majelisalanwar.com/?p=999</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah dengan rahmat dan kasih sayang nya kita masih bisa menikmati tarikan nafas kita, masih diberikan panjang umur oleh sang yang  mulia Allah Swt, sehingga kita masih diberikesempatan untuk selalu beribadah kepada nya.
Bulan yang mulia Ramadhan telah meninggalkan kita, bulan yang mana kita mendapatkan pendidikan langsung dari Allah Swt untuk bisa mengendalikan hidup kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.majelisalanwar.com/wp-content/uploads/2009/10/334534ghd.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1000" title="Alhabib Muhammad Syahab" src="http://www.majelisalanwar.com/wp-content/uploads/2009/10/334534ghd-133x300.jpg" alt="Alhabib Muhammad Syahab" width="133" height="300" /></a>Alhamdulillah dengan rahmat dan kasih sayang nya kita masih bisa menikmati tarikan nafas kita, masih diberikan panjang umur oleh sang yang  mulia Allah Swt, sehingga kita masih diberikesempatan untuk selalu beribadah kepada nya.<br />
Bulan yang mulia Ramadhan telah meninggalkan kita, bulan yang mana kita mendapatkan pendidikan langsung dari Allah Swt untuk bisa mengendalikan hidup kita untuk bisa lebih baik lagi, hikmah yang ada wahai kaum muslimin dan muslimat sangat besar sekali<br />
Sekarang ramadhan telah berlalu memberikan kita semangat yang baru untuk selalu mendekatkan diri kepadanya, salah satu alamat kita menikmati bulan suci itu, kita akan lebih bertaqwa kepadanya, bisa lebih mengendalikan diri dan hati kita.<br />
Berdzikir selalu kepadanya, dimanapun kita berada.<br />
Allah Swt berkata : Ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring.( An Nisaa&#8217; 103 )</p>
<p>Beribadah kepada Allah hendaklah selalu disertai Al-Khauf (takut) dan Ar-Raja’ (berharap) serta Al-Mahabbah (cinta). Mengharapkan pahala ketika beribadah adalah benar dan memang itulah diantara ajaran Al-Qur’an dan As-Sunnah akan tetapi tentu saja kita harus memahami hikmah, tujuan dan pesan moral dari ibadah itu sendiri, seperti puasa Ramadhan tujuan utamanya adalah menjadikan seseorang bertakwa. Allah Ta’ala berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (QS. Al-Baqarah: 183). Apalah artinya seseorang yang ahli beribadah akan tetapi ibadah tersebut tidak merubah akhlaknya yang buruk.<br />
Orang yang memperoleh kemenangan dan kesuksesan pada bulan Ramadhan adalah orang yang tetap istiqamah dan baik setelah selesai Ramadhan karena ibadah bukan hanya pada bulan Ramadhan akan tetapi seorang mukmin beribadah kepada Allah sampai datang kepadanya kematian. Allah Ta’ala berfirman: “Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).” (QS. Al-Hijr: 99).</p>
<p>Janganlah kita menjadi orang-orang yang hanya mengenal Allah di bulan Ramadhan saja, setelah ramadhanpun kita harus lebih dekat lagi kepada Allah Swt, kerjakan ibadah baik itu yang wajib nya dan juga yang sunnah-sunnah nya.</p>
<p>Bersemangat dalam melaksanakan ibadah-ibadah sunnah meskipun hanyak sedikit, karena sesungguhnya amalan sunnah yang senantiasa kita kerjakan meskipun sedikit itu lebih disukai Allah ta’ala ketimbang amalan yang banyak tapi tidak selalu dikerjakan sebagaimana yang telah di sabdakan oleh Rasulullah Saw.<br />
.<br />
“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau memberi petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)”.QS. Ali Imran (3) : 8<br />
Mudah-mudahan kita bisa menjadi hamba-hamba yang selalu bertaqwa kepadanya</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majelisalanwar.com/dakwah/semangat-baru-untuk-ibadah.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sepuluh hari Menjelang Akhir Di bulan Ramadhan</title>
		<link>http://www.majelisalanwar.com/dakwah/sepuluh-hari-menjelang-akhir-di-bulan-ramadhan.html</link>
		<comments>http://www.majelisalanwar.com/dakwah/sepuluh-hari-menjelang-akhir-di-bulan-ramadhan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2009 09:54:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alhabib Muhammad Syahab</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majelisalanwar.com/?p=994</guid>
		<description><![CDATA[Ni’mat yang begitu besar yang Allah Swt  tumpahkan di Bulan Ramadhan yang mulia yang penuh dengan keberberkahan, rahmat, cahaya ilahi, ampunan. Allah Swt menjadikan malam-malamnya penuh dengan ganjaran-ganjaran yang sangat besar, wahai muslimin janganlah lalai pada malam-malam  ramadhan ini khusus nya di akhir dari pada bulan yang mulia ini.
Nabi Muhammad Saw sepuluh hari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.majelisalanwar.com/wp-content/uploads/2009/09/hb1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-996" title="Alhabib Muhammad Syahab" src="http://www.majelisalanwar.com/wp-content/uploads/2009/09/hb1-300x199.jpg" alt="Alhabib Muhammad Syahab" width="300" height="199" /></a>Ni’mat yang begitu besar yang Allah Swt  tumpahkan di Bulan Ramadhan yang mulia yang penuh dengan keberberkahan, rahmat, cahaya ilahi, ampunan. Allah Swt menjadikan malam-malamnya penuh dengan ganjaran-ganjaran yang sangat besar, wahai muslimin janganlah lalai pada malam-malam  ramadhan ini khusus nya di akhir dari pada bulan yang mulia ini.</p>
<p>Nabi Muhammad Saw sepuluh hari Menjelang Akhir Di bulan Ramadhan beliau sangat meningkatkan ibadahnya kepada Allah Ta’la, ini contoh wahai umat Nabi Muhammad Saw, ini contoh yang beliau berikan kepada kita agar kita tidak lalai di bulan yang mulia ini.<br />
Dan Nabi Muhammad Saw menganjurkan kita agar kita bisa mendapatkan malam lailatur qadar, malam yang sangat mulia.</p>
<p>Maka selayaknya lah bagi setiap mu’min memanfaatkan malam-malam Romadhan untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah Swt, mungkin saja Ramadhan tahun ini adalah akhir buat kita, bangunlah malam-malamnya, isilah dengan dzikir kepada Allah, perbanyaklah sholat sunnah, membaca ayat-ayatnya yang indah. Khususnya sepuluh hari menjelang akhir dari pada bulan yang mulia ini.</p>
<p>Dan dibulan inilah mari kita berlomba-lomba untuk mendapatkan ampunan dari yang mulia Allah, Ya  Esa Allah, perbanyaklah amal-amal yang baik, memberikan shodaqoh kepada faqir miskin, memberikan makanan buat berbuka puasa, memberikan amal baik kepada anak yatim, menyenagkan hati anak yatim.</p>
<p>Dan usahakan Sepuluh hari Menjelang Akhir Di bulan Ramadhan kita I’tikaf, karena inipun di contohkah oleh baginda Nabi Muhammad Saw beliau selalu I’tikaf dimasjid mejelang akhir dari bulan yang mulia ini.</p>
<p>Beruntunglah orang-orang yang mengenal kadar kemuliaan bulan ramadhan, dan mereka bisa memanfaatkan bulan yang mulia ini, Allah Swt akan memuliakannya di dunia dan diakhirat nanti. Dan mampu menghidarkan dari diri mereka hal-hal yang bisa membatalkan puasa bagi mereka baik yang zhohir ataupun yang batin mereka jaga betul ibadah mereka sehingga puasa mereka tidak sia-sia, lapar dan dahaga mereka tidak sia-sia, dan mereka akan sangat senang nanti apa bila bertemu dengan Allah Swt kelak.</p>
<p>Ya Allah Ampunkan dosa-dosa kami, amal ibadah kami sangat sedikit sekali, Ya Robbii, ibadah kami kurang tenang, kurang yaqin, kurang khusu’, Ya Allah inilah kelemahan kami, Ya Robbii, terimalah amal yang sedikit ini, terimalah Ya Allah, Ampunkan semua dosa-dosa kami, kalau memang ini ramadhan kami yang terakhir, berikan keni’matan buat kami untuk beribadah dibulan yang mulia ini, angkatlah nyawa kami dengan keadaan Islam Ya Allah. Ya Allah, Ya Allah, Ya Allah, Ya Allah, engkau yang maha melihat dan yang maha mendengar, engkau segala-galanya buat kami ya Allah, ampunkan semua kesalahan kami dibulan yang mulia ini dengan keberkahan Nabi Muhammad Saw. Birohmatika Ya Arhamarroohimiinn.<br />
<a href="http://www.majelisalanwar.com/wp-content/uploads/2009/09/hb.jpg"><br />
</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majelisalanwar.com/dakwah/sepuluh-hari-menjelang-akhir-di-bulan-ramadhan.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sifat Riya&#8217;</title>
		<link>http://www.majelisalanwar.com/dakwah/sifat-riya.html</link>
		<comments>http://www.majelisalanwar.com/dakwah/sifat-riya.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 09:46:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alhabib Muhammad Syahab</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majelisalanwar.com/?p=990</guid>
		<description><![CDATA[Saudara yang mencintai Allah Swt, riya’ adalah salah satu sifat yang sangat dibenci Allah Swt, sifat ini bisa menjauhkan kita dari rahmat Allah, kasih sayang Allah.
Nabi Muhammad Saw sampai menamakan sifat riya’ini adalah Syirik yang kecil atau syirik yang tersembunyi.
Arti dari pada Riya’ yaitu : Ingin mendapat kedudukan dihati manusia dengan amalan akhirat yang dia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.majelisalanwar.com/wp-content/uploads/2009/09/hbertr.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-991" title="Alhabib Muhammad Syahab" src="http://www.majelisalanwar.com/wp-content/uploads/2009/09/hbertr-199x300.jpg" alt="Alhabib Muhammad Syahab" width="199" height="300" /></a>Saudara yang mencintai Allah Swt, riya’ adalah salah satu sifat yang sangat dibenci Allah Swt, sifat ini bisa menjauhkan kita dari rahmat Allah, kasih sayang Allah.<br />
Nabi Muhammad Saw sampai menamakan sifat riya’ini adalah Syirik yang kecil atau syirik yang tersembunyi.<br />
Arti dari pada Riya’ yaitu : Ingin mendapat kedudukan dihati manusia dengan amalan akhirat yang dia lakukan, seperti puasa, shodaqoh, haji, membaca Alqur’an dan lain-lainnya tapi itu semua dia lakukan hanya ingin dipandang oleh manusia dan hanya ingin mendapatkan pujian dari manusia. Ini sifat yang sangat tercela, maka semua amal-amalnya itu di tolak Allah, tidak di terima Allah Swt.<br />
Wahai hamba yang di muliakan Allah, apa pun amal yang kita lakukan, tidak lain dan bukan hanya ingin dipandang Allah, hanya Allah yang bisa memberikan pahala buat kita, hanya Allah Swt yang memberikan ganjaran kepada kita, jangan sekali-sekali amal baik kita ini hanya ingin dipuji oleh manusia dan jangan tertipu dengan pujian manusia.</p>
<p>Allah Swt berkata : Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: &#8220;Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa.&#8221; Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya.&#8221; ( Al Kahfi 110 )<br />
Di dalam ayat yang mulia itu Allah sangat jelas menerangkan kepada kita kalau kita beramal tapi berharap dipandang dan di puji selain Allah Swt maka kita bersifat riya’ dan itu adalah sifat syirik kecil, dan sangat berbahaya buat kita di akhirat nanti.<br />
Kita beramal untuk tanaman kita nanti di akhirat.</p>
<p>Allah Swt berkata : Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat ( As Syuura 20 )</p>
<p>Ayat diatas sangat jelas wahai hamba-hamba Allah, kalau kita beramal akan tetapi mengharap pujian manusia maka Allah swt akan berikan itu di dunia akan tetapi dia tidak akan mendapat bagian apa-apa di akhirat Allah Swt.</p>
<p>Seperti ibadah sholat yang kita lakukan setiap hari lakukanlah hanya untuk Allah, baik ketika kita sholat sendiri atau pun ketika ada orang di sekitar kita, ibadahlah hanya untuk yang mulia Allah.<br />
Allah  Swt berfirman : Maka celakahlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, orang-orang yang berbuat riya,dan enggan (menolong dengan) barang berguna ( Al Maa&#8217;uun 4-7 ).</p>
<p>Nabi Muhammad Saw berkata : Aku tidak bertanggung jawab kepada orang-ornag yang bersifat Riya’</p>
<p>Nabi Muhammad Saw berkata dalam hadistnya yang mulia : Siapa orang yang berpuasa  hanya ingin di lihat orang maka itu adalah Riya’,<br />
Siapa orang yang sholat hanya ingin di lihat orang maka itu adalah Riya’, Siapa orang yang bersedekah  hanya ingin di lihat orang maka itu adalah Riya’.( Al Imam Ahmad )</p>
<p>Kaum muslimin dan muslimat, jauhkanlah sifat yang tercela itu dari dalam diri kita, apapun yang kita lakukan, niatkan semuanya itu hanya untuk Allah swt, dan kita minta kepada Allah agar Allah Swt menjauhkan kita dari sifat yang sangat tidak baik itu agar kita terjaga didunia dan di akhirat, dan kita selalu mendapat kasih sayang Allah yang esa.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majelisalanwar.com/dakwah/sifat-riya.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>MT Al-Anwar: Dakwah dari hati ke hati</title>
		<link>http://www.majelisalanwar.com/artikel/mt-al-anwar-dakwah-dari-hati-ke-hati.html</link>
		<comments>http://www.majelisalanwar.com/artikel/mt-al-anwar-dakwah-dari-hati-ke-hati.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 14:27:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alhabib Muhammad Syahab</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majelisalanwar.com/?p=987</guid>
		<description><![CDATA[Menapaki jalan dakwah bukanlah perkara gampang. Ketika seseorang memilih melangkahkan kakinya di jalan Allah, itu adalah pilihan terbaik. Dan harus dilandasi dengan niat dan tekad yang kuat, semata-mata untuk meraih ridha Allah. Hal itu dirasakan benar oleh Alhabib Muhammad Syahab ketika harus memutuskan total berada di jalan dakwah setelah dia menyelesaikan pendidikannya di Hadramaut, Yaman. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.majelisalanwar.com/wp-content/uploads/2009/09/hbm.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-988" title="Alhabib Muhammad Syahab" src="http://www.majelisalanwar.com/wp-content/uploads/2009/09/hbm-300x199.jpg" alt="Alhabib Muhammad Syahab" width="300" height="199" /></a>Menapaki jalan dakwah bukanlah perkara gampang. Ketika seseorang memilih melangkahkan kakinya di jalan Allah, itu adalah pilihan terbaik. Dan harus dilandasi dengan niat dan tekad yang kuat, semata-mata untuk meraih ridha Allah. Hal itu dirasakan benar oleh Alhabib Muhammad Syahab ketika harus memutuskan total berada di jalan dakwah setelah dia menyelesaikan pendidikannya di Hadramaut, Yaman. Kini dengan Majelis Taklim dan Tadzkir Al-Anwar yang diasuhnya, perjuangan dakwah yang sesungguhnya mulai diretasnya.<br />
MT Al-Anwar, yang bermarkas di Jln. Eretan II  Condet Jakarta Timur, melakukan pengajian rutin setiap Rabu malam Kamis dari jam 8.00 sampai selesai,dan Majelis-majelis lain nya yang ada disekitar kota jakarta ini.</p>
<p>Beberapa waktu yang lalu, MT Al-Anwar mengadakan acara Maulid dan taklim yang dilanjutkan dengan ziarah ke Masjid Kwitang, Masjid Luar Batang, dan Masjid Kampung Bandan.</p>
<p>Menurut pengasuhnya, Alhabib Muhammad Syahab, pembacaan Maulid rutin dilakukan pada Kamis malam. Tujuannya, memperoleh fadhilah dari bacaan tersebut, disamping menjaga kesejukan suasana hati jamaah setelah sebulan mengaji berbagai kitab utamanya, fiqih.</p>
<p>&#8220;Ini semacam rihlah (refreshing) agar semangat jamaah tetap terjaga. Jadi kita konvoi melakukan ziarah, tapi tetap menunjukkan akhlaq yang baik selama di jalan raya,&#8221; tutur habib muda ini, yang baru pulang dari Tarim, Hadramaut, tahun 2004.</p>
<p>Kelemahan selama ini adalah kurangnya usaha yang kuat untuk belajar agama. Nah, disini perlu strategi khusus agar mereka punya semangat belajar. &#8220;Kita rengkuh hatinya dengan cara lemah lembut. Tapi untuk hal yang bersifat syara&#8217; harus tegas, disampaikan agar nanti tidak ada penyimpangan,&#8221; katanya.</p>
<p>MEMAHAMI KONDISI</p>
<p>&#8220;Berdakwah itu memang perlu memahami kondisi di lapangan, agar nanti apa yang disampaikan efektif. Kita ikut apa kata mereka, masuk kedalam lingkup mereka, lalu ditanamkan perasaan kecintaan kepada ilmu dan guru. Baru nanti kita bisa menyampaikan dakwah.&#8221;</p>
<p>Menurutnya akhlaq itu sangat berperan dalam dakwah, jangan sampai masyarakat antipati karena pendekatan dan akhlaq tidak tepat. &#8220;Seorang pendakwah itu harus rendah hati, penuh perhatian, memberikan teladan yang baik seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah,&#8221; ujar habib Muda ini.</p>
<p>&#8220;Insya Allah saat saya menjalankan dakwah ini semata-mata karena Allah. Titik berat yang saya berikan adalah ilmu fiqih. Tapi nanti juga ditambahkan dengan tasawuf, tauhid, dan yang lainnya sesuai kebutuhan. Kita memberikan pemahaman agar pendengar yakin bahwa hal itu harus dilakkukannya dalam kehidupan.&#8221;</p>
<p>MT Al-Anwar membina umat dan berdakwah dengan pendekatan dari hati ke hati. &#8220;Kenapa dalam Al-Qur&#8217;an banyak cerita tentang Nabi dan Rasul serta ambiya&#8217; terdahulu? Gunanya agar umat sekarang mengambil pelajaran. Cobaan dakwah di zaman sekarang juga tak kalah berat. Oleh karena itu, seorang pendakwah harus berjuang dengan gigih, ulet, sabar, dan selalu memohon pertolongan kepada Allah.&#8221;</p>
<p>Menurut Alhabib Muhammad Syahab, saat ini banyak orang yang beragama tapi hati mereka lalai. Mereka shalat, tapi hatinya tidak untuk Allah. &#8220;Dengan kegiatan-kegiatan yang saya lakukan, saya berusaha untuk meraih hati umat agar mereka fokus kalau berhubungan dengan Allah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dzikir dan kajian menjadi menu utama yang diberikan dalam aktivitas dakwah habib muda ini. Semoga Allah meridhai.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majelisalanwar.com/artikel/mt-al-anwar-dakwah-dari-hati-ke-hati.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kesabaran Atas Kefakiran dan Kemiskinan</title>
		<link>http://www.majelisalanwar.com/dakwah/kesabaran-atas-kefakiran-dan-kemiskinan.html</link>
		<comments>http://www.majelisalanwar.com/dakwah/kesabaran-atas-kefakiran-dan-kemiskinan.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 14:24:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alhabib Muhammad Syahab</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majelisalanwar.com/?p=983</guid>
		<description><![CDATA[Ketahuilah bawasannya orang-orang fakir dan miskin dan orang-orang yang lemah dunianya itu adalah salah satu bentuk ujian dari dzat yang mulia Allah Swt, Allah Swt ingin melihat bagaimana kesabaran mereka, Allah Swt ingin melihat bagaimana keridoaan mereka atas semua Qodo&#8217;nya Allah ta&#8217;la, siapa yang sabar diantara mereka, Mereka akan mendapatkan pahala yang sangat besar sekali, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.majelisalanwar.com/wp-content/uploads/2009/09/a3-jadifghf.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-984" title="Alhabib Muhammad Syahab" src="http://www.majelisalanwar.com/wp-content/uploads/2009/09/a3-jadifghf-253x300.jpg" alt="Alhabib Muhammad Syahab" width="253" height="300" /></a>Ketahuilah bawasannya orang-orang fakir dan miskin dan orang-orang yang lemah dunianya itu adalah salah satu bentuk ujian dari dzat yang mulia Allah Swt, Allah Swt ingin melihat bagaimana kesabaran mereka, Allah Swt ingin melihat bagaimana keridoaan mereka atas semua Qodo&#8217;nya Allah ta&#8217;la, siapa yang sabar diantara mereka, Mereka akan mendapatkan pahala yang sangat besar sekali, dan apa bila mereka tidak sabar dan tidak menerima apa yang telah diberikan oleh Allah swt maka mereka orang yang sangat merugi.</p>
<p>Allah Swt mengatakan didalam ayatnya yang indah : Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: &#8220;Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji&#8217;uun&#8221;. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.( Al Baqarah 155-157 ).</p>
<p>Ni&#8217;mat wahai Kaum muslimin apa bila kita mampu sabar kita akan mendapat kecintaan dari Allah Swt, mendapat kebahagiaan dari tuhan kita Allah. Kita harus menikmati ujian yang Allah Swt berikan kepada kita semua ada hikmahnya, semua ada fadilah nya dari yang mulia Allah Swt.</p>
<p>Allah Swt berkata : Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu.( Muhammad 31 ).</p>
<p>Kita sebagai Ummat Nabi Muhammad Saw harus mempunyai sifat sabar, dan sabar itu tidak ada batasnya sampai kita menutup mata, Allah Swt akan memberikan ganjaran kepada orang yang bersifat sabar, dengan ganjaran yang sangat besar.</p>
<p>Allah Swt berkata :  Katakanlah: &#8220;Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu.&#8221; Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.( Az Zumar 10 )</p>
<p>Nabi Muhamamd Saw mengatakan : Siapa orang yang ingin mendapat kebaikan dari Allah Swt maka dia diuji. ( Al Imam Bukhori ).</p>
<p>Alhabib Shollallhu Alahi wasallam berkata : Sesungguhnya Allah Swt apabila mencintai hamba nya maka Allah akan uji dia, apabila orang tersebut ikhlas dan rido&#8217; maka Allah akan rido kepadanya, tapi sebaliknya apabila orang tersebut tidak rido&#8217; maka Allah akan murka kepadanya.</p>
<p>Wahai &#8216;Ibad yang dimuliakan Allah Swt, sugguh kita harus mempunyai sifat sabar, sifat itu yang akan menaikkan derajat kita di sisinya, sifat yang akan menyebabkan kita terhindar dari murka Allah, tapi yang kita lihat sekarang banyak sekali ummat yang tidar sabar hingga mereka melakukan hal-hal yang dimurkai Allah, melakukan sesuatu yang bisa menjauhkan dia dari kasih sayang Allah Swt.<br />
Kaum muslimin dan muslimat sabarlah kalian, sabarlah dengan semua keputusan Allah, dengan hukum Allah, kalau kita ditakdirkan menjadi orang yang fakir, orang yang miskin, orang yang lemah, jadilah orang fakir, orang miskin, dan orang lemah yang cinta Allah, yang selalu bersyukur kepada Allah, yang selalu beribadah kepada Allah. Katakanlah selalu kalimat yang indah  yaitu lafadz Allah Allah Allah, Birohmatika Ya Arhamarrohimin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majelisalanwar.com/dakwah/kesabaran-atas-kefakiran-dan-kemiskinan.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hakim Di Kota Syibam Hadramaut Yaman</title>
		<link>http://www.majelisalanwar.com/artikel/hakim-di-kota-syibam-hadramaut-yaman.html</link>
		<comments>http://www.majelisalanwar.com/artikel/hakim-di-kota-syibam-hadramaut-yaman.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 15:54:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alhabib Muhammad Syahab</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majelisalanwar.com/?p=979</guid>
		<description><![CDATA[Dahulu ada seseorang memegang jabatan qodhi (hakim) di Syibam. Selama puluhan tahun tak ada seorang pun yang datang mengadu kepadanya. “Mengapa di antara kalian tak ada yang berkelahi, tak ada yang bersengketa,” keluhnya suatu hari kepada penduduk kota.
“Penghuni kota ini satu dengan lainnya telah didamaikan Quran,” jawab mereka,
Barang siapa memaafkan dan berbuat baik, maka pahalanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.majelisalanwar.com/wp-content/uploads/2009/08/palu-hakim.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-980" title="Hakim" src="http://www.majelisalanwar.com/wp-content/uploads/2009/08/palu-hakim-300x207.jpg" alt="Hakim" width="300" height="207" /></a>Dahulu ada seseorang memegang jabatan qodhi (hakim) di Syibam. Selama puluhan tahun tak ada seorang pun yang datang mengadu kepadanya. “Mengapa di antara kalian tak ada yang berkelahi, tak ada yang bersengketa,” keluhnya suatu hari kepada penduduk kota.<br />
“Penghuni kota ini satu dengan lainnya telah didamaikan Quran,” jawab mereka,<br />
Barang siapa memaafkan dan berbuat baik, maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. (QS Asy-Syuraa, 42:40)<br />
“Mereka tidak butuh kamu. Apa yang hendak kau hakimi jika mereka telah bersatu.”</p>
<p>Ia hanya duduk bengong setiap hari. Penampilannya seorang hakim, namun perbuatannya seperti penganggur. Setiap hari ia masuk kantor, meski tak ada seorang pun mengunjunginya.<br />
Setelah 14 tahun, datang dua orang menemuinya.<br />
“Ada apa?” tanya pak hakim.<br />
“Kami ada masalah,” jawab salah seorang tamunya.<br />
“Alhamdulillah, selamat datang, selamat datang, selama bertahun-tahun aku merindukan kejadian ini. Kemarilah, duduklah, aku akan bertindak adil kepada kalian.”<br />
Sang hakim bersiap-siap hendak memamerkan semua ilmunya, karena ini adalah kasus pertama yang akan ia adili selama 14 tahun masa bakti.<br />
“Nah, ceritakanlah persoalanmu!”<br />
“Aku membeli sebidang tanah dari orang ini. Dalam tanah itu ternyata ada harta karun emas. Pada harta itu terdapat tanda-tanda bahwa harta itu dari masa sebelum Islam yang berarti bahwa harta itu adalah rikaz.”<br />
“Benar,” kata pak hakim.<br />
“Kalau itu harta rikaz, maka sudah seharusnya menjadi milik pemilik tanah pertama. Aku lalu mendatanginya dengan membawa harta itu. Kukatakan kepadanya bahwa semua emas itu adalah miliknya. Namun, ia tidak mau menerima. Katanya ia telah menjual tanah itu kepadaku.”<br />
“Aneh&#8230;, inikah pengaduanmu? Sekarang jawablah!” perintah pak hakim kepada tamunya yang lain.<br />
“Pak Hakim yang mulia, tanah itu berikut isinya telah kujual, jadi aku tidak berhak lagi atas harta itu. Sewaktu menjual aku tidak berkata, ‘Kujual tanah ini tidak termasuk harta karunnya.’ Harta itu tersimpan dalam tanah yang telah kujual, maka sudah selayaknya harta itu menjadi milik si pembeli tanah.” “Sungguh aneh&#8230;, inikah jawabmu?”<br />
“Ya.”<br />
“Bagaimana pendapat kalian sekarang?”<br />
“Pak Hakim yang mulia, Engkau mengetahui syariat-syariat Allah. Ambillah harta ini dan gunakanlah,” kata mereka berdua.<br />
“Kalian hendak menyelamatkan diri dan membinasakan Pak Hakimmu, ya?! Tidak bisa begitu!” “Kalau begitu adililah kami.”<br />
“Sabaaar&#8230;, bersabarlah&#8230;, kamu punya anak?”<br />
“Ya, aku punya seorang puteri.”<br />
“Kamu?”<br />
“Aku punya seorang putera.”<br />
“Baiklah, keluarkanlah 1/5 harta tersebut sebagai zakat karena itu adalah harta rikaz. Kemudian gunakanlah 4/5 sisanya untuk pernikahan putra-putri kalian. Sekarang pergilah kalian dari tempatku ini.”</p>
<p>Menakjubkan! Perhatikanlah pengaduan, pembelaan dan keputusan pak hakim. Subhanallah, Nabi SAW pernah menceritakan kejadian serupa yang dialami Bani Israil. Namun pada umat Muhammad SAW kejadiannya lebih menakjubkan lagi. Tiada keutamaan yang dialami umat terdahulu, kecuali dialami pula oleh umat ini, bahkan lebih menakjubkan lagi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majelisalanwar.com/artikel/hakim-di-kota-syibam-hadramaut-yaman.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
