Selamat datang di Website Resmi Alhabib Muhammad Syahab Pimpinan Majelis Ta'lim dan Tadzkir Al Anwar info@majelisalanwar.com
Sunday, February 12, 2012

Forum

You must be logged in to post

kisah isra miraj & perintah shalat

UserPost

9:47 am
June 27, 2009


taaibah_skywalker

Member

~seventh sky~

posts 11

1

Salaam Habib Muhammad yang saya hormati,


Habib ada yang ingin saya tanyakan, mengenai cerita ketika Rasulullah saw melakukan isra dan miraj, Rasulullah saw mendapatkan perintah dr Allah swt utk melakukan shalat. Cerita yang sangat umum diketahui oleh umat islam pd umumnya adalah kalau Rasulullah beberapa kali memohon kepada Allah utk dikurangkan jumlah shalatnya yang dari 50 kali sehari menjadi 5 kali sehari.


Mohon maaf yg sebesar2nya Habib Muhammad, bukannya saya meragukan cerita ini, hanya saja kalau ditelaah lebih jauh, mengingat sifat Allah yg maha tahu kemampuan makhluk ciptaan-Nya dan mengingat sifat Rasulullah saw yg begitu patuh dan taat kpd Allah, kalau mendapat perintah pasti dan inshaAllah Baginda Nabi akan melaksanakan perintah-Nya..? apakah mungkin terjadinya … anggap saja tawar menawar antara Rasulullah dan Allah mengenai jumlah perintah shalat tsb..?


Jujur saja saya bingung cerita yg sebenarnya mengenai sejarah ini seperti apa, apa lagi kalau seandainya saya bertemu dgn seorang non muslim / atheis yg mengetahui kisah ini dan langsung menghujat dan mengatakan ini buktinya kalau Allah tidak maha tahu, kalau maha tahu akan kemampuan ummatnya pasti dr awal akan memberi perintah shalat hanya 5 kali saja..


menurut Habib Muhammad bagaimana mengenai kisah isra miraj itu sendiri..? mohon bimbingan dan penjelasan dari Habib, terima kasih banyak Habib Muhammad…semoga selalu dilimpahkan rahmat dan kesehatan yg baik dari Allah swt…amin.


wassalaam,


10:06 pm
June 27, 2009


Administrator

Admin

posts 259

2

Imam Al-Bukhari meriwayatkan, pada saat peristiwa Mi’raj, Nabi Muhammad SAW berada di Baitul Ma’mur, Allah SWT mewajibkannya beserta umat Islam yang dipimpinnya untuk mengerjakan shalat limapuluh kali sehari-semalam. Nabi Muhammad menerima begitu saja dan langsung bergegas.

Namun Nabi Musa AS memperingatkan, umat Muhammad tidak akan kuat dengan limapuluh waktu itu. ”Aku telah belajar dari pengalaman umat manusia sebelum kamu. Aku pernah mengurusi Bani Israil yang sangat rumit. Kembalilah kepada Tuhanmu dan mitalah keringanan untuk umatmu.”

Nabi Muhammad kembali menghadap Sang Rabb, meminta keringanan dan ternyata dikabulkan. Tidak lagi lipapuluh waktu, tapi sepuluh waktu saja. Nabi Muhammad pun bergegas. Namun Nabi Musa tetap tidak yakin umat Muhammad mampu melakukan shalat sepuluh waktu itu. ”Mintalah lagi keringanan.” Nabi kembali dan akhirnya memeroleh keringanan, menjadi hanya lima waktu saja.

Sebenarnya Nabi Musa masih berkeberatan dengan lima waktu itu dan menyuruh Nabi Muhammad untuk kembali meminta keringanan. Namun Nabi Muhammad tidak berani. “Aku sudah meminta keringanan kepada Tuhanku, sampai aku malu. Kini aku sudah ridha dan pasrah.”

Nabi Muhammad memang mengakui bahwa pendapat Nabi Musa AS itu benar adanya. Lima kali shalat sehari semalam itu masih memberatkan. Namun lima waktu itu bukankah sudah merupakan bentuk keringanan?! Demikianlah.

Shalat telah diwajibkan bagi Nabi Muhammad SAW dan para pengikutnya sejak diturunkannya firman Allah pada awal kenabian,

يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ. قُمِ اللَّيْلَ إِلَّا قَلِيلاً

Hai orang yang berselimut (Muhammad),),bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya)… (QS. Al-Muzzammil, 73:1-19)

Ini adalah petunjuk bahwa Rasulullah dan para pengikutnya yang baru berjumlah sedikit kala itu memiliki kewajiban untuk bangun pada tengah malam untuk menjalankan kewajiban. Menurut Ibnu Abbas, Ikrimah, Mujahid, al-Hasan, Qatadah, dan ulama salaf lainnya, kewajiban shalat malam dihapuskan setelah ayat ke 20 atau ayat terakhir dari surat al-Muzammil ini diturunkan oleh Allah SWT.

إِنَّ رَبَّكَ يَعْلَمُ أَنَّكَ تَقُومُ أَدْنَى مِن ثُلُثَيِ اللَّيْلِ وَنِصْفَهُ وَثُلُثَهُ وَطَائِفَةٌ مِّنَ الَّذِينَ مَعَكَ وَاللَّهُ يُقَدِّرُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ عَلِمَ أَن لَّن تُحْصُوهُ فَتَابَ عَلَيْكُمْ فَاقْرَؤُوا مَا تَيَسَّرَ مِنَ الْقُرْآنِ عَلِمَ أَن سَيَكُونُ مِنكُم مَّرْضَى وَآخَرُونَ يَضْرِبُونَ فِي الْأَرْضِ يَبْتَغُونَ مِن فَضْلِ اللَّهِ

Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri (sembahyang) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersama kamu. Dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu sekali-kali tidak dapat menentukan batas-batas waktu-waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Qur'an. Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah…

Pelaksanaan ibadah shalat menunjukkan bahwa Baitul Maqdis di Yerusalem merupakan salah satu tempat sangat penting posisinya dalam agama Islam sebagai kiblat pertama umat Islam. Kurang lebih 13 tahun lamanya Nabi Shalat dan para pengikutnya menghadap Baitul Maqdis, sebelum akhirnya Allah memerintahkan umat Islam untuk memindahkan kiblatnya ke Ka'bah di Makkah. Pemindahan arah kiblat ini terjadi di tengah-tengah ibadah shalat sedang berlangsung. Masjid tempat dilaksanakan shalat ketika perintah berpindah kiblat ini diturunkan hingga sekarang disebut sebagai Masjid Kiblatain (Masjid Dua Kiblat).

Allah senantiasa melibatkan Masjidil Aqsho dalam setiap perkembangan ajaran-ajaran seputar Shalat. Termasuk menghadap ke Baitul Maqdis sebelum dipindahkan kiblatnya ke Ka'bah. Perintah Shalat lima waktu diterima setelah Rasulullah dikaruniai singgah di Baitul Maqdis (QS. Al-Isra', 17:1) dalam perjalanan menuju Sidratul Muntaha.

Imam Syafi'i menyatakan, “Saya sangat suka beri'tikaf di Masjid (Baitul Maqdis), lebih dari Masjid manapun.” Ketika ditanya alasannya, Beliau menjawab, “Di sinilah tempat berkumpul dan dikuburkannya beberapa Nabi Allah.”

Saudaraku yang dimuliakan Allah Swt, bukan berarti ALLAH tidak tau kemampuan manusia ciptaanya, akan tetapi ini lah kasih sayang nabi Muhammad terhadap ummatnya, ini sejarah yang sangat terkenal diantara ulama2 besar, kita orang yang kurang ilmunya jangan suka menilai sesuatu degan akal kita, ikutin ulama2 jangan mudah menyalahkan. mudah2an bisa dimengerti.

11:09 pm
June 27, 2009


taaibah_skywalker

Member

~seventh sky~

posts 11

3

Salaam Habib Muhammad,


Alhamdullillah…terima kasih banyak atas jawaban dan penjelasannya yg lengkap, sehingga saya yg miskin ilmu ini tidak perlu bingung lagi kalau menghadapi orang2 yg memiliki pendapat yg berbeda mengenai kisah ini…inshaAllah.


Wassalaam,

3:47 am
June 28, 2009


Administrator

Admin

posts 259

4

Sama-sama

 


corel 2000

corel 2000 serial

cs5 serialz

cs5 serialz free

serial winzip 11

serial winzip 11 key

corel dvd moviefactory 6

corel dvd moviefactory 6 downloads

serial corel draw 11

serial corel draw 11 serials

free corel photoshop download

free corel photoshop download keygen

free winrar download for xp

download winrar for xp for free

winrar 3 download

winrar 3 download freedownload

download winrar free windows 7

download winrar free windows 7 crack

free corel downloads

free corel downloads cracked