assalamualaikum wr.wbr
habib syahab yang dimuliakan Allah,,
saya ingin bertanya dengan masalah maaf dan memaafkan. Rasul Saw berkata bahwa tiap anak adam tak luput dari dosa. maka setiap anak adam pasti pernnah berbuat salah, meskipun dia seorang nabi.
meminta maaf adalah salah satu perbuatan yang berani. dan tidak mengulangnya lagi adalah taubat yang sebenarnya.
lalu, bagaimana dengan memaafkan? jika kita berbuat salah dengan seseorang sehingga orang itu membenci kita. Ia tidak mau memaafkan kita. apakah yang seharusnya kita lakukan??
setiap hari ia mencaci kita di muka umum. apa yang harus kita lakukan? minimal yang bisa dilakukan adalah tidak berurusan dengan orang2 yang tidak mau memaafkan. tapi bagaimana Islam mengatasi hal ini?
seseorang pernah datang kepada Nabi Saw dan ia mengadukan hal yang membuatnya sedih. dan Nabi pun berkata ” jika benar apa yang kamu katakan, seolah-olah menyebar abu kepada mereka.dirimu senantiasa bersama penolong yang datang dari Allah atas mereka selama kamu bersikap seperti itu.”_HR.Muslim_
apakah jika kita merasa tidak melakukan kesalahan padanya (salah paham) ataupun kesalahan yang kita sadari dan kita telah meminta maaf lalu tidak menngulanginya kembali, kita bisa mengabaikan semua itu dengan dasar hadits itu habib??
saya meminta maaf jika ada kesalahan dalam pertanyaan saya. terimakasih atas kesediaan habib untuk membantu saya,